Manfaat & Khasiat Tanaman Harendong serta Ciri-cirinya

Manfaat Tanaman Harendong – Tanaman harendong atau biasa disebut juga senduduk atau kluruk, dan mungkin masih banyak lagi sebutan nama lainnya, pada kesempatan kali ini kami akan membahas tanaman Harendong untuk anda, semoga menambah wawasan anda tentang dunia tanaman obat, mari simak bersama.

DESKRIPSI TANAMAN HARENDONG

Tanaman senduduk ini umumnya tumbuh liar di daerah ladang maupun di tepian rawa-rawa, seringkali juga ditanam di daerah obyek wisata sebagai jenis tanaman hias di ketinggian hingga 1.650 di atas permukaan laut.
Ekstrak senggani bisa dipakai untuk zat analgetik yakni berguna sebagai penghilang rasa sakit, peluruh kemih, untuk menghilangkan pembengkakan dan juga untuk menghentikan pendarahan.

Penyakit yang bisa diobati dengan tanaman harendong : Gangguan pencernaan (dispepsi), diare, hepatitis, disentri basiler, ; Keputihan (leukorea), haid berlebihan, wasir darah, sariawan, ; berak darah (melena), Pendarahan rahim, keracunan singkong, ; pembekuan (tromboangitis); Radang dinding pembuluh darah;

KANDUNGAN ZAT TANAMAN HARENDONG

Komposisi : Adapun sifat Kimia dan Efek Farmakologis : Daun Senggani berasa pahit.
Kandungan Kimia : Daun senggani memiliki kandungan saponin, flavonoida, dan juga tanin.
Daun dan akarnya memiliki kandungan zat penyamak.

CIRI-CIRI TANAMAN HARENDONG

  • Bagian BATANG ; jenis perdu tegak ini setinggi 0,5m sampai 4m yang bercabang banyak dan biasa tumbuh di tempat-tempat yang mendapat cukup paparan sinar matahari seperti di daerah lereng gunung, semak-semak, dan di lapangan yang tak terlalu gersang.
  • Bagian DAUN ; jenis daunnya tunggal, bertangkai, terletak berhadapan bersilang dan bentuknya bulat telur dengan ujungnya yang lancip, pangkalnya membulat, tepian rata, bagian permukaan berambut pendek yang jarang dan terasa kaku sehingga akan terasa kasar dengan 3 tulang daun yang bentuknya melengkung, dengan panjang 2 hingga 20 cm, dengan lebar 0,75 sampai 8,5 cm, berwarna hijau.
  • Bagian BUNGA ; bagian bunganya keluar pada ujung cabang, yakni berupa malai rata dengan jumlah bunga pada tiap malai 4 sampai 18 berwarna ungu kemerahan, bagian kuntumnya berdiri sendiri dengan bentuk yang sangat indah.
  • Bagian BUAH dan BIJI ; adapun buahnya berwarna merah, dengan bentuk oval, dan kecil-kecil ± 6 mm. Bagian biji kecil-kecil, berwarna cokelat. Buahnya bisa dimakan, sedangkan daunnya yang masih muda dapat dimakan sebagai lalapan atau disayur.

KHASIAT DAN MANFAAT HARENDONG

Senggani bermanfaat untuk mengatasi : gangguan pencernaan makanan (dispepsi), disentri basiler, darah haid berlebihan, sariawan, perdarahan rahim diluar waktu haid, mimisan, berak darah (melena), wasir berdarah, diare, hepatitis, keputihan (leukorea), radang dinding, pembuluh darah yang disertai pembekuan darah didalam salurannya (tromboangitis), keracunan singkong, mabuk minuman keras, air susu ibu (ASI) tidak lancar, busung air, dan juga bisul.

PENERAPAN TANAMAN SENGGANI HARENDONG SEBAGAI RAMUAN OBAT

Untuk Obat ayan (epilepsi) : siapkan 8 potong akarnya, kemudian cuci, lalu digepuk. Rebuslah dengan 600 ml air sampai tersisa setengahnya. Saringlah dan minum 2x sehari (150 ml).

Untuk Obat Keputihan : Siapkan daun senggani yang segar sebanyak 2 genggam, jahe, dan juga bengle yang masing-masing seukuran ibu jari, lalu dicuci hingga bersih dan dipotong-potong seperlunya. Masukkan 3 gelas air dan sesendok makan cuka, rebuslah hingga airnya tersisa 2 gelas. Tunggu hingga dingin kemudian saring, minumlah 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.
Bahan Jahe dan bengle bisa diganti dengan 3 kuncup bunga cempaka dan juga 3 buah biji pinang yang sudah tua.

Untuk Obat Disentri basiler : siapkan daun senggani dan aseman (Polygonum chinense), masing-masing bahan yang segar sebanyak 60gr, rebus dengan menggunakan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Sesudah dingin kemudian saring, minumlah sekaligus

Untuk Obat Sariawan : Siapkan daun senggani muda sebanyak 2 lembar, kemudian cuci bersih dan bilas dengan menggunakan air matang. Daun tersebut lalu dikunyah dengan menambah sedikit garam, kemudian airnya ditelan

Untuk Obat Bisul : Siapkan daun senggani yang segar sebanyak 50 gr lalu direbus. Air rebusan diminum, ampasnya dilumatkan lalu dibubuhkan pada bagian bisul, kemudian dibalut.

Artikel menarik lainnya:

Untuk Menetralkan racun : Siapkan Singkong Akar ataupun daun senggani sebanyak 60 gr, kemudian rebus dengan memakai 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin kemudian disaring dan diminum sekaligus.

Untuk Mengatasi Pendarahan rahim : Siapkan biji senggani sebanyak 15 gr lalu digongseng (menggoreng tanpa minyak) hingga hitam kemudian direbus dengan memakai 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Sesudah dingin kemudian disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas. Lakukanlah setiap hari hingga sembuh.

Untuk Obat mencret : Siapkan 5 lembar daun, kemudian cuci bersih dengan menggunakan air matang, lalu kunyah dengan menambah sedikit garam, dan telan.

Demikianlah bahasan kita kali ini tentang Manfaat & Khasiat Tanaman Harendong serta Ciri-cirinya, semoga menambah wawasan tentang tanaman obat dan bermanfaat untuk anda semua.

advertisement