Manfaat dan Khasiat BIDURI serta Ciri-Cirinya

advertisement

Manfaat dan Khasiat BIDURI – Tanaman Biduri atau yang biasa disebut Widuri memiliki berbagai manfaat dan ciri-ciri tanaman sebagai berikut :
DESKRIPSI TANAMAN BIDURI
Biduri atau widuri adalah tumbuhan perdu besar dan tegak, umurnya menahun (perenial), tingginya sekitar 2 m. berwarna cokelat. Biduri bisa diperbanyak dengan biji

Tanaman Biduri umumnya banyak ditemukan di daerah bermusim kemarau panjang, seperti daerah padang rumput yang kering, di lereng-lereng gunung rendah, dan daerah pantai berpasir.

Bila salah satu bagian tumbuhan dilukai, maka akan mengeluarkan getah warna putih, encer, yang rasanya pahit dan kelat, lama-kelamaan akan terasa manis, baunnya cukup menyengat dan amat beracun. Kulit batang biduri memiliki kandungan bahan serat yang bisa dipakai untuk membuat jala.

Getah tumbuhan biduri cukup beracun. Karena getahnya ada pada semua bagian tumbuhan maka dosis yang berlebih akan menimbulkan tanda-tanda keracunan.

CIRI-CIRI TANAMAN BIDURI

BATANG ; Batangnya berbentuk bulat, batang aerial, silindris, berkayu, berwarna putih kotor, permukaannya halus, memiliki percabangan simpodial (batang utama tak tampak jelas).

DAUN ; Jenis daun tunggal, Tangkai daunnya cukup pendek, berhelai panjang dengan bentuk yang bulat telur terbalik, ujungnya tumpul dengan memiliki pangkal seperti jantung., yang tersusun berhadapan (folia oposita), warnanya hijau keputih-putihan, panjangnya sekitar 8 hingga 20 cm, lebarnya 4 sampai 15 cm, helaian daunnya agak lumayan tebal – tegar, berbentuk bulat telur, ujung tumpul (obtusus), pangkalnya berlekuk (emerginatus), tepian rata, pertulangannya menyirip (pinnate), permukaannya kasap (scaber).

Bagian BUNGA ; Bunganya berlapis lilin dengan warnanya putih ataupun ungu. Jenis bunga majemuk, bentuknya yang seperti payung, tertancap diantara tangkai dari pasangan daun yang sama. muncul dari ketiak daun (axillaris), bertangkai cukup panjang, kelopaknya warna hijau, mahkotanya warna putih dengan sedikit keunguan, panjang mahkotanya sekitar 4 mm. Mahkota tambahan berlekatan dengan memiliki tabung benangsari. Tangkai sari berlekatan dengan tabung, dan kepala putiknya lebar dengan sudut lima.

BUAH dan BIJI ; Buahnya bumbung, bentuk bulat telur, warnanya hijau, berbentuk dengan biji lonjong, kecil. panjangnya sekitar 9 hingga 10cm.
AKAR ; Jenis Akar tunggang.

KANDUNGAN ZAT TANAMAN BIDURI

Daunnya memiliki kandungan saponin, polifenol, tannin, flavonoida, dan juga kalsium oksalat.
Batangnya memiliki kandungan tannin, saponin, dan juga kalsium oksalat.
Getahnya memiliki kandungan racun jantung yang mirip digitalis.
Akarnya mengandung sapogenin, kalotropin, saponin, uskarin, kalaktin, gigantin, kalotoksin, dan harsa.

MANFAAT & KHASIAT BIDURI

  • Sebagai Obat batuk, sesak nafas
    Caranya, Ambil bagian daunnya, lalu keringkan gulung seperti rokok, bakarlah dan hisap asapnya sebagaimana merokok
  • Sebagai Obat encok dan kelumpuhan
    Caranya, Daun yang telah kering direbus dengan memakai minyak goreng kemudian gosokkan pada bagian yang terasa sakit
  • Sebagai Obat Kusta, Rajasinga
    Caranya, Rebuslah bunga yang telah kering sekitar 0.12gram lalu minumlah
  • Sebagai Digigit ular beracun
    Caranya, Cucilah akarnya sebesar 1 jari hingga bersih, kemudian kunyah dan airnya ditelan, sedangkan ampasnya dipakai sebagai penutup luka
  • Sebagai obat Bisul
    Caranya, Teteskanlah getah buah padan bagian yang terkena bisul.
  • Untuk Obat Luka pada sifilis dan kaki
    Caranya, Cucilah luka-luka pada sifilis dan juga kaki, kemudian oleskan getah biduri pada bagian luka.
  • Untuk Obat Tertusuk duri halus
    Caranya, Teteskanlah getah biduri pada bagian tubuh yang terkena tusuk duri. Secara langsung, maka getah akan mengeluarkan duri dari dalam kulit dengan sendirinya.
  • Untuk Obat Pembesaran kelenjar getah bening
    Caranya, Oleskanlah kelenjar yang membengkak dengan menggunakan getah biduri.
  • Untuk Obat Sakit gigi
    Caranya, Oleskanlah getah biduri pada bagian gigi yang sedang sakit. Caranya pengolesan ini perlu dilakukan dengan hati-hati, jangan sampai mengenai gigi yang sehat.
  • Untuk Obat Sariawan
    Caranya, Cucilah daun secukupnya hingga bersih, tumbuklah hingga halus, lalu diperas. Oleskanlah air perasannya ke bagian yang sariawan.
  • Untuk Obat Campak
    Caranya, Cucilah seperempat genggam daun biduri, seperempat genggam daun asam muda, dan rimpang kunyit sebesar setengah jari, kemudian tumbuk hingga halus. Tambahkanlah secangkir air masak dan sesendok makan madu, kemudian aduk hingga rata. Berikutnya, ramuan disaring dan air saringan diminum. Pengobatan ini dilakukan 2 kali sehari.
  • Untuk Obat Sakit telinga
    Caranya, Cuci daun muda sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Selanjutnya, peras dan saring, lalu airnya diteteskan pada bagian telinga yang sakit. Lakukan pengobatan ini 3-4 kali sehari.
  • Untuk Obat Kudis
    Caranya, Cucilah segenggam daun segar hingga bersih, kemudian bilas dengan air matang. Layukan daun-daun tadi di atas api, kemudian tumbuk dan tambahkan seperempat sendok teh kapur sirih. Lakukan penumbukan hingga ramuan jadi adonan, seperti bubur yang kental. Langkah terakhir, oleskanlah ramuan tersebut pada bagian tangan dan kaki yang kudisan.
  • Untuk Obat Gatal
    Caranya, Cucilah daun biduri hingga bersih, kemudian oleskan minyak kelapa ke bagian permukaannya, layukan diatas api. Bahan ini dipakai untuk membalur kulit yang terasa gatal.

Artikel menarik lainnya:

Demikian bahasan kita kali ini tentang Manfaat dan Khasiat BIDURI serta Ciri-Cirinya, dan semoga bermanfaat bagi kita semua.

advertisement