Manfaat dan Khasiat Waru Landak Serta Cirinya

advertisement

Tanaman Obat | Manfaat dan Khasiat Waru Landak Serta Cirinya – DESKRIPSI TANAMAN WARU LANDAK
Waru landak (Hibiscus mutabilis) merupakan jenis tumbuhan yang berbunga sepanjang tahun, dan umumnya saat ini tumbuh liar dan ada pula yang dibudidayakan sebagai tanaman hias. tumbuhan ini biasa tumbuh di taman, di halaman rumah, dan juga tumbuh liar di hutan-hutan.
Budidaya waru landak bisa anda lakukan dengan cara cangkok maupun stek
Tanaman Waru landak tumbuh tinggi sekitar 2 hingga 5 m yang dilapisi dengan rambut halus, Lendir dari daun-daun yang dimiliki biasa dipakai penduduk untuk melunakkan dan juga mematangkan penyakit bisul yang keras.
Dalam catatan ilmiah, rasa waru landak terasa agak pedas, sifatnya yang sejuk, masuk meridian paru-paru dan hati.

MANFAAT Dan KHASIAT WARU LANDAK

Adapun yang biasa dipakai dari waru landak ialah bunganya, daun, dan juga akarnya.
Bunga dan akar dengan cara dikeringkan, sementara daun dapat dipakai dalam keadaan segar, dapat pula dipakai sesudah dikeringkan dengan cara menjemurnya dibawah pelindung dan digiling jadi bubuk.
Bunga waru landak dapat dipakai untuk mengobati kanker lambung, kulit, paru-paru, dll

Untuk Pemakaian luar, waru landak dipakai untuk mengobati penyakit bisul, radang payudara (mastitis), radang saluran dan kelenjar limfe (lyphadenitis), radang kulit bernanah, gigitan ular, luka tersiram air panas/terbakar, dan luka terpukul/memar.
Untuk penggunaan obat luar bisa dilakukan dengan cara :
– Menggiling daun dan bagian bunga segar secukupnya kemudian ditempelkan ke bagian tubuh yang sakit
– Menumbuk akar herba hingga hancur lalu dibubuhkan ke bagian yang sakit.

Cara Meramu Obat memakai Tanaman Waru Landak:

  • Muntah darah, bisul, darah haid berlebihan, dan juga abses paru
    Cara meramu : Cucilah hingga bersih 27 gram bunganya yang segar, kemudian rebus dalam 3 gelas air sampai airnya hanya tersisa 1 gelas. sesudah dingin, saringlah dan minum ramuan ini sekaligus.
  • Bisul dan radang kulit bernanah
    Cara meramu : Cuci hingga bersih daun dan bunganya yang segar, lalu giling sampai halus. Tambahkanlah sedikit air sambil diaduk agar supaya menjadi adonan. Kemudian Balurkan ramuan tersebut ke bagian tubuh yang terasa sakit.
  • Cacar ular yang melingkari badan
    Cara meramu : Cucilah sampai bersih daun segar, lalu keringkan dengan cara dianginkan (jangan dijemur). Gilinglah daun sampai menjadi bubuk. Tambahkan air tajih pada bubuk daun sambil diaduk hingga tercampur. Oleskanlah ramuan ini pada bagian tubuh yang terasa sakit.
  • Infeksi paru-paru dan sakit batuk darah
    Cara meramu : Cucilah daun yang kering sebanyak 27 gram atau 100 gram daun yang segar. Tambahkanlah 3 gelas air, kemudian rebus sampai tersisa 1 gelas. Sesudah dingin, saringlah air rebusan tadi. Minumlah ramuan ini sekaligus sekali sehari.
  • Keputihan
    Cara meramu : Cucilah sampai bersih daun kering sebanyak 27 gram atau sekitar 100 gram daun yang segar. Tambahkanlah 3 gelas air, kemudian rebus sampai tersisa 1 gelas. sesudah dingin, saring air rebusan tadi. Minumlah ramuan ini sekaligus sekali sehari.
  • Mata merah bengkak
    Cara meramu : Cuci bersih daun kering sebanyak 27 gram atau sekitar 100 gram daun segar. Tambahkanlah 3 gelas air, kemudian rebus sampai tersisa 1 gelas. sesudah dingin, saringlah air rebusan tadi. Kemudian Minum ramuan ini sekaligus sekali sehari.
  • Kanker esofagus, kanker paru – paru, kanker payudara, dan kanker kulit
    Cara meramu : Cuci bersih daun kering sebanyak 27 gram atau sekitar 100 gram daun yang segar. Tambahkanlah 3 gelas air, kemudian rebus sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saringlah rebusan tersebut. Minumlah ramuan ini sekaligus sekali sehari

CIRI-CIRI TANAMAN WARU LANDAK

Bagian BATANG ; jenis Perdu tegak dengan tinggi 2 hingga 5 m, memiliki beberapa percabangan, dan memiliki rambut halus.
DAUN ; Daun Waru Landak memiliki tangkai panjang, warna hijau kusam, ujungnya runcing dengan tepi bergerigi, dan pangkalnya berlekuk.
panjang tangkai daun sekitar  5–8 cm, letak daunnya saling berseling. Helai daun besar, bercangap, menjari 3-5 buah, Panjang daun sekitar 10-20 cm dengan lebarnya 9-22 cm, kedua permukaannya dilapisi dengan bulu-bulu halus dan tunggal. Dan bila daun-daun ini diremas dalam air, maka airnya akan mengental.
BUNGA ; ukuran Bunga waru landak cukup besar, dengan diameter 7–10 cm, yang keluar dari daun yang berkumpul pada ujung tangkai. Bunga waru landak ada pula di bagian ranting atas.
Pada pagi hari, bunganya akan berwarna putih agak kekuningan, pada sore hari menjelang layu warnanya akan berubah jadi merah.
Panjang Kelopak bunga yakni 3 sampai 4 cm, bercangap 5, dan bentuknya oval. Mahkota bunga berdiameter 10 hingga 12 cm, Benang sarinya cukup panjang, warna kuning, berukuran pendek-pendek.
Panjang tangkai bunga 8 hingga 10 cm, daun tangkai 10, bentuk lurus, layaknya bintang dan memiliki bulu dengan panjang 1,5-2,5 cm. Tangkai-tangkai ini akan membentuk pembuluh yang kuat dan tersembul pada bagian kepala-kepala putiknya.
BUAH dan BIJI ; Buahnya berbentuk bulat dengan panjang 2 hingga 5 cm, dipenuhi dengan rambut kasar dan bijinya yang berlekuk. Bijinya berbentuk bulat, berbulu, dengan panjang bulu 2 hingga 4 mm.

KANDUNGAN ZAT TANAMAN WARU LANDAK

Pada bunga waru landak ada senyawa aktif anthocyanin, cyanidin 3-rutinoside-5-glucoside, hyperin, cyanidin 3,5-diglucoside, hyperoside, quercetin-4-glucoside, quercimeritrin, isoquercitrin, spiraesside, rutin.
Sedang pada bagian daun waru landak terdapat sebuah senyawa aktif yakni asam amino, fenol, gula yang tereduksi dan tanin.

Baca juga:

Waru landak memiliki sifat kimiawi dengan rasa yang agak pedas dan terasa sejuk yang berfungsi sebagai zat antibiotik, membersihkan darah, anti radang, melancarkan pengeluaran nanah, menghilangkan bengkak, dan untuk mengehentikan perdarahan (hemostatik).

Sekian ulasan kita kali ini tentang Manfaat dan Khasiat Waru Landak Serta Cirinya, semoga bermanfaat bagi kita semua.

advertisement