Manfaat dan Khasiat Tanaman Alamanda Serta Cirinya

advertisement

Manfaat dan Khasiat Tanaman Alamanda Serta Cirinya – Tanaman alamanda merupakan jenis tanaman rambat dan termasuk dalam golongan jenis tanaman perdu berkayu, tingginya hingga mencapai 2 meter, sifat Tanaman ini evergreen (hijau sepanjang tahun), adapun tanaman alamanda memiliki nama latin Allamanda cathartica, selengkapnya tentang manfaat dan khasiat tanaman alamanda serta ciri-cirinya, bisa anda simak berikut ini.

CIRI-CIRI TANAMAN ALAMANDA

BATANG ; Batang Alamanda yang telah tua akan berwarna cokelat karena bentukan kayu, untuk tunas mudanya warna hijau.
DAUN ; Daun Alamanda berbentuk melancip pada ujung dengan permukaan yang cukup kasar dengan panjang sekitar 6 – 16 cm dengan lebar 2 hingga 5 cm. Daun alamanda umumnya berkumpul sebanyak 3 atau 4 helai, helaian daun yang tebal, ujung dan pangkalnya meruncing (acuminatus), tepian rata, permukaan atas dan bagian bawah halus, dan bergetah
BUNGA ; Bunga alamanda warna kuning, muncul pada ketiak daun dan ujung batangnya dan membentuk seperti terompet dengan ukuran diameter sekitar 5 hingga 7.5 cm, Bunga yang majemuk, bentuknya tandan (racemus), Bunganya berbau harum
BUAH DAN BIJI ; Buah alamanda bentuk kotak (capsula), bentuk bulat, panjang sekitar 1,5 cm, bentuk dengan biji yang segitiga, warna hijau pucat di saat muda – sesudah tua jadi hitam Perbanyaan secara Generatif (biji), dan Vegetatif (stek)
AKAR ; Tanaman alamanda memiliki jenis akar tunggang.

MANFAAT dan KHASIAT TANAMAN ALAMANDA

Bunga alamanda bermanfaat untuk kesehatan, beberapa fungsi medis, salah satunya ialah bisa dipakai sebagai laksatif

  • Daun alamanda dipakai untuk penawar racun dan juga dipakai untuk ramuan herbal yang dapat mengatasi penyakit bisul atau abses, kurap dan eksim. Rasa dari daun bunga alamanda berasa pedas, pahit, berkhasiat laksatif (sebagai pencahar) dan menjadi penyebab muntah (emetik).
  • Getah bunga alamanda warna putih bersifat anti bakteri dan antibiotik sehingga bisa dijadikan sebagai obat penyakit kanker dan juga pencegah kuman maupun bakteri.
  • Bunga alamanda bisa dipakai untuk mencegah terjadinya komplikasi dari malaria dan juga pembengkakan limpa,
  • Akar alamanda bisa dipakai untuk pengobatan penyakit kuning.

DESKRIPSI TANAMAN ALAMANDA

Allamanda cathartica merupakan tanaman hias yang umumnya disebut dengan bunga alamanda dan juga seringkali disebut dengan Bunga Terompet Emas (golden terumpet), maupun bunga buttercup (Buttercup Flower), atau bunga lonceng kuning (Yellow Bell),.
Bunga alamanda asalnya dari Amerika Tengah dan Selatan dan banyak pula ditemukan di kawasan Brazil dimana bunga ini umum dipakai sebagai hiasan karena bentuknya yang cukup indah.
Tanaman Alamanda umumnya warna kuning dan punya 3 jenis spesies utama, yakni : spesies Allamanda Nerrifolia dengan warna kuning cerah, Allamanda Cathartica dengan warna Kuning, dan Allamanda Purpureceae dengan warna kuning keunguan.
Apa manfaat dari Tanaman alamanda? tanaman alamanda ini bisa dipakai sebagai tanaman obat.

Artikel menarik lainnya :

Tanaman obat untuk atasi kulit gatal

Tanaman obat untuk flu dan batuk

100 tanaman obat dan nama latinnya

Jenis tanaman obat yang ada dalam Al-Qur’an

Habitat Tanaman alamanda

Bunga alamanda bisa ditemukan di sekitar daerah sungai atau tempat terbuka yang banyak terkena sinar matahari dengan hujan yang cukup dan tingkat kelembaban yang tinggi sepanjang tahun.
Suhu -1 derajat celsius bisa mematikan tanaman ini, karena bunga alamanda punya karakteristik yang cukup sensitif pada suhu dingin.
Alamanda tumbuh dengan subur dan baik dan bisa menghasilkan bunga pada intensitas matahari yang penuh tanpa halangan. Bila diberi halangan maka produksi bunganya akan menurun.
Di sekitar alam liar, tanaman ini tumbuh pada sepanjang tebing dan juga alam terbuka.

Iklim yang baik dan pas untuk pertumbuhan alamanda ialah di daerah dengan iklim yang tropis. Di daerah dengan iklim tropis, alamanda bisa tumbuh hampir pada sebagian besar lingkungan dengan laju pertumbuhan yang terbilang cepat. Karena pertumbuhannya yang cukup cepat ini, alamanda biasa dipakai sebagai ornamen atau penghias pagar dan juga tembok

Tanaman alamanda umumnya berbunga pada sepanjang tahun di banyak habitat. tanaman alamanda berkembang biak dengan cara penyebaran biji, akan tetapi perbanyakan yang umum digunakan yakni dengan stek batang. Hal ini dikarenakan, beberapa varietas hibrida cukup sulit memunculkan kapsul biji.

Perawatan dan Budidaya Tanaman Hias Alamanda

Bunga alamanda adalah termasuk jenis kembang yang kebutuhan akan airnya yang cukup banyak. Maka ketika saat musim panas tiba, sebaiknya tetaplah lebih rajin untuk di siram agar supaya tak kekeringan dan mati. Sedang saat musim hujan tanaman ini tidak perlu disiram, sebab ia telah mampu memenuhi kebutuhan airnya sendiri.
Alamanda tergolong jenis tanaman yang tumbuhnya cukup cepat sehingga perlu sering dilakukan pemangkasan untuk dapat menjaga tampilannya.
Hasil budidaya Alamanda pada saat ini menghasilkan warna yang lebih fariativ seperti alamanda orange, kuning, putih, merah muda atau alamanda ungu.
Adapun harga tanaman hias alamanda (bibit bunga atau tanaman jadi) kurang lebih sekitar 50 ribuan.

KANDUNGAN ZAT TANAMAN ALAMANDA

  • Getah tanaman Alamanda bersifat antibakteri.
  • Bunga alamanda bersifat antibiotik atau anti bakteri Staphylococcus.
  • Daun Alamanda mengandung alkaloida (atau senyawa basa bernitrogen yang umumnya heterosiklik dan ada pada tumbuhan)
  • Buahnya memiliki kandungan flavonoida (atau senyawa kimia aktif yang biasa dijadikan sebagai obat penyakit hati) dan kandungan polifenol (atau zat kimia yang bersifat antioksidan)
  • Kulit batang dan juga buahnya memiliki kandungan saponin
  • Kulit batangnya juga memiliki kandungan tannin

demikianlah ulasan kami tentang Manfaat dan Khasiat Tanaman Alamanda Serta Cirinya, semoga bermanfaat bagi anda semua.

advertisement